Tampilkan postingan dengan label ELEKTRONIKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ELEKTRONIKA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Juni 2012

Skema Rangkaian Merubah Tegangan 12 Volt DC ke 230 Volt AC.

Skema Rangkaian Merubah Tegangan 12 Volt DC ke 230 Volt AC.


Untuk dapat menyalahkan lampu TL menggunakan batterai/aqqu, diperlukan sebuah inverter. Dengan inverter tersebut, tegangan 12 Volt DC dirubah menjadi 230 Volt AC.
Dalam kesempatan ini, saya mencoba mencontohkan alat inverter yang paling sederhana yang dapat kita buat sendiri.
Cara ini menghasilkan kurang lebih 300 Watt saja. Jika mau lebih, gunakan transistor diparalel dan diberi pendingin (heatsink) dan travonya beramper besar.

Perhatian:: HATI-HATI, TEGANGAN 220 VOLT CUKUP KUAT UNTUK MEMBUAT ANDA WAFAT.
Rangkaian di atas, bukan untuk pemula dibidang elektronika.
CATATAN:
Untuk mendapatkan Resistor 690 Ohm 1,5 Watt, dapat memparalel 3 buah resistor 2,200 Ohm 0,5 Watt. Jadi untuk keperluan diatas, diperlukan 6 buah resistor 2,200 Ohm 0,5 Watt.
sumber;http://energinonfosil.wordpress.com/d

Kamis, 29 Maret 2012

  1. macam macam power amplifier Berikut macam-macam power amplifier yang dpat kita pasang/rakit sesuai kebutuhan kita. 1. Gain clone LM3886, TDA7294 Sesuai dengan fungsi/ aplikasi pada datasheetnya, amplifier ini lebih cocok untuk ruangan kamar karena dayanya sekitar 50watt-an. Aplikasinnya ada di high-end tv dan surround sound. Keduanya bekerja pada kelas AB. TDA7294 sudah menggunakan sepasang mosfet sebagai finalnya, sedangkan LM3886 masih menggunakan transistor biasa. Pengetesan... Dengan speaker mulai 6" sampai 15" nada bass cukup pas-pasan, menggunakan dua speaker bassnya baru terasa nambah. Amplifier ini low noise dan low gain sehingga haus sinyal input. Sinyal input harus diperkuat dengan rangkaian super galaxy ditambah tone control, kalau tidak begini nada bass sungguh pas-pasan. low noise, hampir seperti pada kondisi power off. Saya mencobanya pada PCB stereo. catu daya 24v ct 24v, daya output kiri-kira sebesar OCL. Soal respon frekuensi jangan diragukan. Yang perlu diingat adalah bodi case terhubung ke jalur supply negatif, jadi jangan lupa untuk memasang isolatornya. 2. OCL Rangkaian ini cukup populer. Biarpun orang- orang banyak yang mengucilkan power ini, saya masih memakai power ini. Mereka bilang transistor 2N3055 model jengkol bersuara kasar. kalau melihat datasheetnya dan membandingkannya dengan MJ2955 mungkin ya. Tetapi hasil tes justru bagus. Suara treble halus, medium jernih, kenceng, bass lumayan. Saya tes dihalaman yang luas pakai ACR C1230, suara bagus, nada bas memang kurang, kekurangan ini ada di speaker bukan di power. Speaker ganti dengan black magic dan sedikit modifikasi pada box-nya nada bassnya baru keluar. Sampai saat ini saya belum menemukan power amplifier rakitan yang lebih bagus dari amplifier ini. Rangkaian paling sederhana dan harga murah meriah. Daya output bisa disesuaikan dengan nilai supply-nya, kecil sekitar 70 Watt dengan supply 32V ct. Input supply mulai dari 18v sampai 32v. PA ini digeber panas sampai solderan meleleh dan kabel lepas. Pasang lagi kabel, Ok lagi. Ini kelebihan PA OCL transistor model jengkol. PA ini optimal untuk men-drive speaker 12". Untuk speaker lebih dari 12", bisa kita gunakan amplifier yang ber-supply lebih dari 32 volt. 3.Kelas A, mosfet, cresscendo, axl Beberapa rangkaian ini sudah pernah saya rakit, hasilnya kurang memuaskan. Cocoknya untuk lapangan. Untuk ruangan sungguh sayang listrik. Setingan panas, watt mungkin kurang dari OCL. Amplifier ribet dan transistor mosfet mahal ini tidak saya sukai karena tidak jauh beda dengan amplifier rata-rata. Gain bass kecil mirip power amplifier IC. Maksud PA ini yang diunggulkan adalah di nada treble yang bening pada level volume tinggi (ini kalau bisa nyetingnya). Saya rasa amplifier yang lain juga bening asal jangan dipaksakan. PA kelas A ini kurang saya sukai. 4. STK menurut percobaan teman-teman hampir sama dengan OCL. Kelebihannya suara yang lebih halus. Kualitas suara diserahkan ke merek IC ini (Sanyo), kita tinggal memasang komponen luarnya saja. Sayangnya kualitas IC STK yang ada di pasaran diragukan. Bodinya seperti terbuat dari bahan plastik biasa bukan plastik karbon. Harganya sekitar 35 ribu. Toko yang lain malah bilang sudah tidak dijual lagi termasuk pcb-nya, karena IC STK yang asli harganya lebih dari 100 ribu. IC STK versi kecil dari sanyo, LA4440 5. Blazer Sering dipakai organ tunggal, hampir semua menggunakan ini. Saya rakit 2 blok mono dengan satu trafo, hasil suara tanpa dengung, ok-ok saja. Dengan penambahan kit master mixer/giga bass output bisa mencapai 400 Watt. Jika output dibebankan ke lampu 63v450w lampu menyala putih dan putus. Saya menggunakan trafo 10A/56V atau sekitar 600Watt-an. Karakteristik dari amplifier ini diklaim ngebass tetapi kurang detail di mid & treble, ini sifat dari transistor final yang dipasang secara common emitor (maksud saya supply masuk ke kaki emitor, mohon koreksi), sehingga output jalur speaker keluar dari kaki kolektor. 6. Power amplifier 600W dengan IC LM741 meniru ronica dengan modifikasi ngarang Transistor final sering jebol karena kelebihan satu tingkat transistor penguat (darlington). Banyak yang salah pengertian. Sebenarnya rangkaian ini dimaksudkan untuk transistor final yang besar ber-gain rendah dan dipasang dengan jumlah banyak (misal 5 pasang), tetapi orang-orang malah memasangnya cuma 1 atau 2 pasang saja, jelas transistor final sering mati. 7. Leach, metapower Tidak jauh beda dengan PA di atas, transistor final sering mati padahal sudah komplit dengan fitur over- load-protect. Katanya sih bassnya lebih pulen. Kata teman, bass yang pulen itu tidak pecah atau hentakan bass pendek. Mohon koreksi...! Layak dijadikan percobaan 8. Open air Menurut percobaan teman-teman, amplifier ini bersuara mid, kurang cocok untuk low. komponen pada papan rangkaian lebih sederhana dengan jumlah transistor lebih sedikit. Banyak toko amplifier di pasar cikapundung Bandung menggunakan kit ini. 9. Apex Sebagian besar rancangannya meniru current-dumping- amplifier. Kalau boleh jujur amplifier rakitan ini dijadikan bisnis di salah satu forum komunitas yang terkenal di negara kita. Gaya orang dagang memang seperti itu, melariskan dagangannya dengan mengagung- agungkan produknya. Tidak sedikit konsumen mengeluh karena transistor finalnya banyak yang rusak. Untuk amplifier ini yang menurut saya bagus hanya yang bertipe SR200, bukan yang BXXX/HXXX. PCBnya sudah ada di kota Bandung. Semuanya mempunyai kelebihan dan kekurangan. Saya rasa semuanya bagus jika kita mengerti kelebihan dan kekurangannya. Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangannya, perasaan kita menjadi baik sehingga kita tidak mudah putus asa seperti langsung mengecap jelek PA tetentu. Biasanya cocok-cocokan, misal kit power ini cocoknya digabung dengan kit yang itu. Jika memakai kit power saja tanpa tambahan kit pendukung yang lain hasilnya kurang maksimal. Sebaiknya kita jangan terlalu berharap daya besar. Power IC LA4440 kurang dari 20 Watt saja bisa sekenceng power OCL, cuma beda di nada bassnya yang tidak bisa panjang. IC AN7145 berdaya kurang dari 15 watt sanggup menggetarkan kaca dengah satu speaker woofer 6". Beberapa penjual di toko merancang amplifier dengan rancangan gaya masing-masing dan mengecap amplifier rakitannya lebih baik (nada jernih & bass solid) dari amplifier yang lain. Mereka juga bilang "kami spesialis amplifier, sudah lama dan berpengalaman" Pernyataan di paragraf ini jangan dipercaya!!! Jangan langsung percaya sama orang yang belum dikenal!!! Penjual memang wajar seperti itu.
MEMBEDAKAN BATERAI HP ASLI DAN PALSU Postingan ini saya buat berdasarkan pengalaman yang mungkin bisa memberikan manfaat bagi sobat khususnya yang ingin mengetahui kompatibilitas dan keaslian baterai Nokia. Saya ambil merk Nokia karena ponsel ini paling banyak pemakainya. Nah bagaimana ceritanya ? Silahkan simak baik-baik. Suatu saat sobat saya sebut saja si Fulan minta tolong dicarikan baterai untuk ponselnya yaitu Nokia 2630. Fulan menginginkan baterai orisinal alias asli dan bukan palsu. Karena saat ini dia mengunakan baterai aspal (asli tapi palsu) yang kualitasnya mengecewakan. Sering drop jika melakukan panggilan dan hanya bisa standby 86400 detik saja ( hayo berapa hari itu ….. :mrgreen: ) Si Fulan menitipkan uang sebesar 125 ribu rupiah untuk dana pembelian baterai tersebut. Singkat cerita saya langsung bergegas mencarikan pesanan baterai Nokia 2630 yang mempunyai kode BL-4B dan kebetulan saya memang ada keperluan lain di mall yang sama. Dalam benak saya mengatakan kalau mau mencari yang asli tentunya haruslah ke dealer resmi yaitu Nokia Care Centre (NCC). Saya pun melangkah ke NCC seperti yang diarahkan oleh satpam mall. Begitu sampai langsung ambil nomer antrian dan duduk di ruang tunggu. Semenit dua menit hingga satu jam berlalu belum ada panggilan. Jengkel dan bete mulai merayapi saya dan ternyata setelah dua jam barulah nomor saya di panggil dan nyaris saya sulit berdiri karena kaki kesemutan ! Langsung saja saya mengutarakan maksud untuk membeli baterai BL-4B. Bagian Customer Care (CC) menanyakan type ponsel yang hendak saya beli baterainya agar dapat disesuaikan kompatibilitasnya. Dan akhirnya CC menyebutkan nominal harga untuk baterai Nokia 2630 yang sekaligus membuat hati saya ciut. Harganya 310 ribu rupiah katanya. Baterai ini bergaransi 6 bulan. Wah kalau begini runyam nih pikir saya. Akhirnya saya urungkan niat membeli baterai asli tersebut karena uang tidak cukup dan andaipun ada si Fulan tentu tidak mau membelinya karena perbandingan dengan harga ponselnya saja hampir sama. Bagaimana tidak ponsel Nokia 2630 saat itu harga bekas sekitar 400 ribuan namun baterainya seharga 310 ribu :mrgreen: Saya coba gerilya ke konter-konter yang katanya jual baterai asli dengan harga miring ;) . Sampai di konter A baterainya tersedia seharga 125 ribu asli kata penjualnya tapi tidak bergaransi :( . Kalau begini saya jadi ragu apakah ini ori atau ori-orian karena garansinya tidak ada. Waktu itu saya belum bisa membedakan asli atau tidaknya baterai Nokia. Apakah sobat ada yang bisa membedakan diantara dua baterai di bawah ini mana yang asli dan mana yang aspal ? Kemudian saya coba lagi ke konter B, C dan D hasilnya harga hampir sama tapi non garansi. Asumsi saya baterai Nokia yang asli itu adalah : - Hanya ada di NCC - Harganya pasti mahal - Bergaransi resmi 6 bulan Maka tampaknya misi hari ini gatot nih alias gagal total. Dari pengalaman tadi saya jadi penasaran apa sih ciri baterai Nokia asli. Setelah browsing sana sini dan tanya sama mbah Guugle akhirnya saya mendapatkan jawabannya. Saya akan bagi untuk sobat semua. CARA MENGECEK BATERAI NOKIA ASLI - Cek Hologram : Coba miringkan hologram yang ada pada baterai ke kiri, kanan, bawah dan atas. Sobat seharusnya dapat melihat satu, dua, tiga dan empat titik pada masing-masing sisi kemiringan. Untuk jelasnya lihat pada gambar di bawah ini. Titik terlihat pada lingkaran berwarna merah. - Periksa logo : Lihatlah label hologram. Sobat seharusnya dapat melihat logo Nokia Connecting Hands dari satu sudut dan logo Nokia Original Enhancements dari sudut yang lain. Perhatikan lingkaran biru pada gambar di bawah ini. - Otentikasi Keriklah lapisan tinta hitam di bagian hologram, akan terlihat kode 20 digit. Lakukan otentikasi kode tersebut sesuai dengan wilayah sobat berada : 1. Asia Pasifik – http://www.nokia-asia.com/nokia/0,,78330,00.html 2. Amerika Serikat – http://www.nokiausa.com/check 3. Eropa – http://www.nokia.com/batterycheck DAFTAR KOMPATIBILITAS DAN HARGA BATERAI ASLI NOKIA BLB-2 : Nokia 8210, 8250, 8310, 6510, 8910i, 8910, 5210, 8850, 8890 Harga original : 100.000 BLC-2 : Nokia 3310, 3315, 3330, 3350, 3410, 3510, 3530, 6810 Harga original : 125.000 BLD-3 : Nokia 2100, 3610, 6610, 6610i, 7210, 7250, Harga original : 135.000 BL-4B : Nokia 2630, 5000, 6111, 7370, 7373, 7070 Prism, 7500 Prism Harga original : 310.000 BL-4C : Nokia 1202, 1508, 1661, 1662, 2220 Slide, 2650, 2652, 2690, 3500 classic, 5100, 6100, 6101, 6103, 6131, 6136, 6170, 6260, 6300, 6300i, 7270 Harga original : 290.000 BL-4CT : Nokia 6700s, 6600 Fold, 2720 fold, 5310, 5630, 7210 Supernova, 7310 Supernova, X3 Harga original : 350.000 BL-4D : Nokia N97 Mini Harga original : - BL-4S : Nokia 2680 slide, 3600 slide, 3710 fold, 7020, 7100 supernova, 7610 supernova Harga original : - BL-4U : Nokia 8800 Arte, 3120c, 6600s, E66, 8800 Carbon Arte, 8800 Gold Arte, E66, E75, 6216c, 6600is, 5530 XpressMusic 8800 arte Harga original : 365.000 BL-5C : Nokia 1100, 1108, 1110, 1110i, 1112, 1200, 1208, 1209, 1280, 1600, 1616, 1680 Classic, 1800, 2300, 2310, 2330 Classic, 2600, 2610, 2700 Classic, 2730c, 3100, 3120, 3660, 5030, 5130 XpressMusic, 6030, 6230i, 6267, 6270, 6600, 6630, 6670, 6680, 6681, 6820, 7610, E50, N71, N72, N91 8GB, N-Gage Classic Harga original : 290.000 BL-5F : Nokia 6210 Navigator, 6260 Slide, 6710 Navigator, E65, N96 Harga original : 350.000 BL-6C : Nokia Ngage QD, 2115, 2116i, 6275i, E70, 6235i Harga original : 310.000 BL-5B : Nokia 3220, 3230, 5070, 5200, 5300 XpressMusic, 5320 XpressMusic, 5500 Sport, 6020, 6070, 6080, 6120, 7260, 7360, N80 InternetEdition, N90 Harga original : 310.000 BL-5X : Nokia 8800 Harga original : 310.000 BL-5BT : Nokia 2600c Harga original : 365.000 BL-5J : Nokia 5230, 5800 XpressMusic Harga original : 400.000 BL-6P : Nokia 6500c, 7900 Crystal Prism, 7900 Prism Harga original : 365.000 BL-6F : Nokia N78, N79 Harga original : 475.000 BP-5M : Nokia 5700 XpressMusic, 7390, 8600 Luna Harga original : 350.000 BP-6M : Nokia 3250, 6151, 6233, 6280, 6288, 9300, 9300i, N73, N73 ME, N93 Harga original : 400.000 BP-6X : Nokia 8800 Sirocco Efition Harga original : 350.000 BP-5L : Nokia 9500, E61, N92 Harga original : 450.000 BP-4L : Nokia 6760, E52, E61i, E63, E71, E72, N97 Harga original : 400.000 BP-6MT : Nokia 6720c, E51, N81, N81 8GB, N82 Harga original : 400.000 Yuup demikianlah mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi sobat semua. Salam

Senin, 26 Maret 2012



Kondensator
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Kondensator atau sering disebut sebagai kapasitor adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi di dalam medan listrik, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Kondensator memiliki satuan yang disebut Farad dari nama Michael Faraday. Kondensator juga dikenal sebagai "kapasitor", namun kata "kondensator" masih dipakai hingga saat ini. Pertama disebut oleh Alessandro Volta seorang ilmuwan Italia pada tahun 1782 (dari bahasa Itali condensatore), berkenaan dengan kemampuan alat untuk menyimpan suatu muatan listrik yang tinggi dibanding komponen lainnya. Kebanyakan bahasa dan negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris masih mengacu pada perkataan bahasa Italia "condensatore", bahasa Perancis condensateur, Indonesia dan Jerman Kondensator atau Spanyol Condensador.

Kondensator diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu positif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk tabung.

Polarized kondensator symbol 3.jpg Lambang kondensator (mempunyai kutub) pada skema elektronika.

Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnya lebih rendah, tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya, kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat, merah, hijau dan lainnya seperti tablet atau kancing baju.

Capacitor symbol.jpg Lambang kapasitor (tidak mempunyai kutub) pada skema elektronika.

Namun kebiasaan dan kondisi serta artikulasi bahasa setiap negara tergantung pada masyarakat yang lebih sering menyebutkannya. Kini kebiasaan orang tersebut hanya menyebutkan salah satu nama yang paling dominan digunakan atau lebih sering didengar. Pada masa kini, kondensator sering disebut kapasitor (capacitor) ataupun sebaliknya yang pada ilmu elektronika disingkat dengan huruf (C).
Kapasitor dalam rangkaian elektronik
Daftar isi
[sembunyikan]

1 Kapasitansi
2 Wujud dan Macam kondensator
3 Jenis kondensator
4 Lihat pula
5 Pranala luar

[sunting] Kapasitansi

Satuan dari kapasitansi kondensator adalah Farad (F). Namun Farad adalah satuan yang terlalu besar, sehingga digunakan:

Pikofarad (pF) = 1\times10^{-12}\,F
Nanofarad (nF) = 1\times10^{-9}\,F
Microfarad (\mu\,F) = 1\times10^{-6}\,F

Kapasitansi dari kondensator dapat ditentukan dengan rumus:

C=\epsilon_0\epsilon_r\frac{A}{d}

C : Kapasitansi

\epsilon_0 : permitivitas hampa

\epsilon_r : permitivitas relatif

A : luas pelat

d :jarak antar pelat/tebal dielektrik

Adapun cara memperbesar kapasitansi kapasitor atau kondensator dengan jalan:

Menyusunnya berlapis-lapis.
Memperluas permukaan variabel.
Memakai bahan dengan daya tembus besar.

Permitivitas Relatif Dielektrik Dielektrik Permitivitas
Keramik rugi rendah 7
Keramik k tinggi 50.000
Mika perak 6
Kertas 4
Film plastik 2,8
Polikarbonat 2,4
Polistiren 3,3
Poliester 2,3
Polipropilen 8
Elektrolit aluminium 25
Elektrolit tantalum 35
[sunting] Wujud dan Macam kondensator
Karakteristik kondensator Tipe Jangkauan Toleransi (%) Tegangan AC lazim (V) Tegangan DC lazim (V) Koefisien suhu (ppm/C) Frekuensi pancung f_R (MHz) Sudut rugi (\tan\;\delta) Resistansi bocoran (\Omega) Stabilitas
Kertas 10 nF - 10 uF ± 10% 500 V 600 V 300 ppm/C 0,1 MHz 0,01 109 \Omega lumayan
Mika perak 5 pF - 10 nF ± 0,5% - 400 V 100 ppm/C 10 MHz 0,0005 1011 \Omega Baik sekali
Keramik 5 pF - 1 uF ± 10% 250 V 400 V 30 ppm/C 10 MHz 0,01 108 \Omega Baik
Polystyrene 50 pF - 500 nF ± 1% 150 V 500 V -150 ppm/C 10 MHz 0,0005 1012 \Omega Baik sekali
Polyester 100 pF - 2 uF ± 5% 400 V 400 V 400 ppm/C 1 MHz 0,001 1011 \Omega Cukup
Polypropylene 1 nF - 100 uF ± 5% 600 V 900 V 170 ppm/C 1 MHz 0,0005 1010 \Omega Cukup
Elektrolit aluminium 1 uF - 1 F ± 50% Terpolarisasi 400 V 1500 ppm/C 0,05 MHz 0,05 108 \Omega Cukup
Elektrolit tantalum 1 uF - 2000 uF ± 10% Terpolarisasi 60 V 500 ppm/C 0,1 MHz 0,005 108 \Omega Baik
[sunting] Jenis kondensator

Berdasarkan kegunaannya kondensator dibagi dalam:

Kondensator tetap (nilai kapasitasnya tetap tidak dapat diubah)
Kondensator elektrolit (Electrolite Condenser = Elco)
Kondensator variabel (nilai kapasitasnya dapat diubah-ubah)


Diode
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ini adalah versi yang telah diperiksa dari halaman initampilkan/sembunyikan detail
Langsung ke: navigasi, cari
Diode
Foto dari dioda, menunjukkan kristal semikonduktor berbentuk kubus
Foto dari diode semikonduktor
Simbol Simbol dioda
Simbol diode tabung hampa
Tipe Komponen aktif
Kategori Semikonduktor (diode kristal)
Tabung hampa (diode termionik)
Penemu Frederick Guthrie (1873) (diode termionik)
Karl Ferdinand Braun (1874) (diode kristal)

l
b
s

Berbagai diode semikonduktor, bawah adalah penyearah jembatan
Struktur dari diode tabung hampa

Dalam elektronika, dioda adalah komponen aktif bersaluran dua (diode termionik mungkin memiliki saluran ketiga sebagai pemanas). Dioda mempunyai dua elektrode aktif dimana isyarat listrik dapat mengalir, dan kebanyakan diode digunakan karena karakteristik satu arah yang dimilikinya. Dioda varikap (VARIable CAPacitor/kondensator variabel) digunakan sebagai kondensator terkendali tegangan.

Sifat kesearahan yang dimiliki sebagian besar jenis diode seringkali disebut karakteristik menyearahkan. Fungsi paling umum dari diode adalah untuk memperbolehkan arus listrik mengalir dalam suatu arah (disebut kondisi panjar maju) dan untuk menahan arus dari arah sebaliknya (disebut kondisi panjar mundur). Karenanya, diode dapat dianggap sebagai versi elektronik dari katup pada transmisi cairan.

Dioda sebenarnya tidak menunjukkan kesearahan hidup-mati yang sempurna (benar-benar menghantar saat panjar maju dan menyumbat pada panjar mundur), tetapi mempunyai karakteristik listrik tegangan-arus taklinier kompleks yang bergantung pada teknologi yang digunakan dan kondisi penggunaan. Beberapa jenis diode juga mempunyai fungsi yang tidak ditujukan untuk penggunaan penyearahan.

Awal mula dari diode adalah peranti kristal Cat's Whisker dan tabung hampa (juga disebut katup termionik). Saat ini diode yang paling umum dibuat dari bahan semikonduktor seperti silikon atau germanium.
Daftar isi
[sembunyikan]

1 Sejarah
2 Prinsip kerja
2.1 Penerima radio
3 Dioda termionik
4 Dioda semikonduktor
4.1 Karakteristik arus–tegangan
5 Jenis-jenis diode semikonduktor
5.1 Dioda biasa
5.2 Dioda bandangan
5.3 Dioda Cat's whisker
5.4 Dioda arus tetap
5.5 Esaki atau diode terobosan
5.6 Dioda Gunn
5.7 Demodulasi radio
5.8 Pengubahan daya
6 Lihat pula
7 Referensi
8 Pranala luar

[sunting] Sejarah

Walaupun diode kristal (semikonduktor) dipopulerkan sebelum diode termionik, diode termionik dan diode kristal dikembangkan secara terpisah pada waktu yang bersamaan. Prinsip kerja dari diode termionik ditemukan oleh Frederick Guthrie pada tahun 1873[1] Sedangkan prinsip kerja diode kristal ditemukan pada tahun 1874 oleh peneliti Jerman, Karl Ferdinand Braun[2].

Pada waktu penemuan, peranti seperti ini dikenal sebagai penyearah (rectifier). Pada tahun 1919, William Henry Eccles memperkenalkan istilah diode yang berasal dari di berarti dua, dan ode (dari ὅδος) berarti "jalur".
[sunting] Prinsip kerja

Prinsip kerja diode termionik ditemukan kembali oleh Thomas Edison pada 13 Februari 1880 dan dia diberi hak paten pada tahun 1883 (U.S. Patent 307.031), namun tidak dikembangkan lebih lanjut. Braun mematenkan penyearah kristal pada tahun 1899[3]. Penemuan Braun dikembangkan lebih lanjut oleh Jagdish Chandra Bose menjadi sebuah peranti berguna untuk detektor radio.
[sunting] Penerima radio

Penerima radio pertama yang menggunakan diode kristal dibuat oleh Greenleaf Whittier Pickard. Dioda termionik pertama dipatenkan di Inggris oleh John Ambrose Fleming (penasihat ilmiah untuk Perusahaan Marconi dan bekas karyawan Edison[4]) pada 16 November 1904 (diikuti oleh U.S. Patent 803.684 pada November 1905). Pickard mendapatkan paten untuk detektor kristal silikon pada 20 November 1906 (U.S. Patent 836.531).
[sunting] Dioda termionik
Simbol untuk diode tabung hampa pemanasan taklangung, dari atas kebawah adalah anode, katode dan filamen pemanas

Dioda termionik adalah sebuah peranti katup termionik yang merupakan susunan elektrode-elektrode di ruang hampa dalam sampul gelas. Dioda termionik pertama bentuknya sangat mirip dengan bola lampu pijar.

Dalam diode katup termionik, arus listrik yang melalui filamen pemanas secara tidak langsung memanaskan katode (Beberapa diode menggunakan pemanasan langsung, dimana filamen wolfram berlaku sebagai pemanas sekaligus juga sebagai katode), elektrode internal lainnya dilapisi dengan campuran barium dan strontium oksida, yang merupakan oksida dari logam alkali tanah. Substansi tersebut dipilih karena memiliki fungsi kerja yang kecil. Bahang yang dihasilkan menimbulkan pancaran termionik elektron ke ruang hampa. Dalam operasi maju, elektrode logam disebelah yang disebut anode diberi muatan positif jadi secara elektrostatik menarik elektron yang terpancar.

Walaupun begitu, elektron tidak dapat dipancarkan dengan mudah dari permukaan anode yang tidak terpanasi ketika polaritas tegangan dibalik. Karenanya, aliran listrik terbalik apapun yang dihasilkan dapat diabaikan.

Dalam sebagian besar abad ke-20, diode katup termionik digunakan dalam penggunaan isyarat analog, dan sebagai penyearah pada pemacu daya. Saat ini, diode katup hanya digunakan pada penggunaan khusus seperti penguat gitar listrik, penguat audio kualitas tinggi serta peralatan tegangan dan daya tinggi.
[sunting] Dioda semikonduktor

Sebagian besar diode saat ini berdasarkan pada teknologi pertemuan p-n semikonduktor. Pada diode p-n, arus mengalir dari sisi tipe-p (anode) menuju sisi tipe-n (katode), tetapi tidak mengalir dalam arah sebaliknya.

Tipe lain dari diode semikonduktor adalah diode Schottky yang dibentuk dari pertemuan antara logam dan semikonduktor (sawar Schottky) sebagai ganti pertemuan p-n konvensional.
[sunting] Karakteristik arus–tegangan

Karakteristik arus–tegangan dari dioda, atau kurva I–V, berhubungan dengan perpindahan dari pembawa melalui yang dinamakan lapisan penipisan atau daerah pemiskinan yang terdapat pada pertemuan p-n di antara semikonduktor. Ketika pertemuan p-n dibuat, elektron pita konduksi dari daerah N menyebar ke daerah P dimana terdapat banyak lubang yang menyebabkan elektron bergabung dan mengisi lubang yang ada, baik lubang dan elektron bebas yang ada lenyap, meninggalkan donor bermuatan positif pada sisi-N dan akseptor bermuatan negatif pada sisi-P. Daerah disekitar pertemuan p-n menjadi dimiskinkan dari pembawa muatan dan karenanya berlaku sebagai isolator.

Walaupun begitu, lebar dari daerah pemiskinan tidak dapat tumbuh tanpa batas. Untuk setiap pasangan elektron-lubang yang bergabung, ion pengotor bermuatan positif ditinggalkan pada daerah terkotori-n dan ion pengotor bermuatan negatif ditinggalkan pada daerah terkotori-p. Saat penggabungan berlangsung dan lebih banyak ion ditimbulkan, sebuah medan listrik terbentuk di dalam daerah pemiskinan yang memperlambat penggabungan dan akhirnya menghentikannya. Medan listrik ini menghasilkan tegangan tetap dalam pertemuan.
[sunting] Jenis-jenis diode semikonduktor
Simbol dioda Simbol diode Zener
Dioda Dioda Zener
Simbol LED Simbol diode foto
LED Dioda foto
Simbol diode terobosan Simbol varaktor
Dioda terobosan Dioda varaktor
Simbol diode Schottky Simbol SCR
Dioda Schottky SCR
Simbol berbagai jenis dioda
Kemasan diode sejajar dengan simbolnya, pita menunjukkan sisi katode
Beberapa jenis dioda

Ada beberapa jenis dari diode pertemuan yang hanya menekankan perbedaan pada aspek fisik baik ukuran geometrik, tingkat pengotoran, jenis elektrode ataupun jenis pertemuan, atau benar-benar peranti berbeda seperti diode Gunn, diode laser dan diode MOSFET.
[sunting] Dioda biasa

Beroperasi seperti penjelasan di atas. Biasanya dibuat dari silikon terkotori atau yang lebih langka dari germanium. Sebelum pengembangan diode penyearah silikon modern, digunakan kuprous oksida (kuprox)dan selenium, pertemuan ini memberikan efisiensi yang rendah dan penurunan tegangan maju yang lebih tinggi (biasanya 1.4–1.7 V tiap pertemuan, dengan banyak lapisan pertemuan ditumpuk untuk mempertinggi ketahanan terhadap tegangan terbalik), dan memerlukan benaman bahan yang besar (kadang-kadang perpanjangan dari substrat logam dari dioda), jauh lebih besar dari diode silikon untuk rating arus yang sama.
[sunting] Dioda bandangan

Dioda yang menghantar pada arah terbalik ketika tegangan panjar mundur melebihi tegangan dadal dari pertemuan P-N. Secara listrik mirip dan sulit dibedakan dengan diode Zener, dan kadang-kadang salah disebut sebagai diode Zener, padahal diode ini menghantar dengan mekanisme yang berbeda yaitu efek bandangan. Efek ini terjadi ketika medan listrik terbalik yang membentangi pertemuan p-n menyebabkan gelombang ionisasi pada pertemuan, menyebabkan arus besar mengalir melewatinya, mengingatkan pada terjadinya bandangan yang menjebol bendungan. Dioda bandangan didesain untuk dadal pada tegangan terbalik tertentu tanpa menjadi rusak. Perbedaan antara diode bandangan (yang mempunyai tegangan dadal terbalik diatas 6.2 V) dan diode Zener adalah panjang kanal yang melebihi rerata jalur bebas dari elektron, jadi ada tumbukan antara mereka. Perbedaan yang mudah dilihat adalah keduanya mempunyai koefisien suhu yang berbeda, diode bandangan berkoefisien positif, sedangkan Zener berkoefisien negatif.
[sunting] Dioda Cat's whisker

Ini adalah salah satu jenis diode kontak titik. Dioda cat's whisker terdiri dari kawat logam tipis dan tajam yang ditekankan pada kristal semikonduktor, biasanya galena atau sepotong batu bara[5]. Kawatnya membentuk anode dan kristalnya membentuk katode. Dioda Cat's whisker juga disebut diode kristal dan digunakan pada penerima radio kristal.
[sunting] Dioda arus tetap

Ini sebenarnya adalah sebuah JFET dengan kaki gerbangnya disambungkan langsung ke kaki sumber, dan berfungsi seperti pembatas arus dua saluran (analog dengan Zener yang membatasi tegangan). Peranti ini mengizinkan arus untuk mengalir hingga harga tertentu, dan lalu menahan arus untuk tidak bertambah lebih lanjut.
[sunting] Esaki atau diode terobosan

Dioda ini mempunyai karakteristik resistansi negatif pada daerah operasinya yang disebabkan oleh quantum tunneling, karenanya memungkinkan penguatan isyarat dan sirkuit dwimantap sederhana. Dioda ini juga jenis yang paling tahan terhadap radiasi radioaktif.
[sunting] Dioda Gunn

Dioda ini mirip dengan diode terowongan karena dibuat dari bahan seperti GaAs atau InP yang mempunyai daerah resistansi negatif. Dengan panjar yang semestinya, domain dipol terbentuk dan bergerak melalui dioda, memungkinkan osilator gelombang mikro frekuensi tinggi dibuat.


[sunting] Demodulasi radio

Penggunaan pertama diode adalah demodulasi dari isyarat radio modulasi amplitudo (AM). Dioda menyearahkan isyarat AM frekuensi radio, meninggalkan isyarat audio. Isyarat audio diambil dengan menggunakan tapis elektronik sederhana dan dikuatkan.
[sunting] Pengubahan daya

Penyearah dibuat dari dioda, dimana diode digunakan untuk mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah. Contoh yang paling banyak ditemui adalah pada rangkaian adaptor. Pada adaptor, diode digunakan untuk menyearahkan arus bolak-balik menjadi arus searah. Sedangkan contoh yang lain adalah alternator otomotif, dimana diode mengubah AC menjadi DC dan memberikan performansi yang lebih baik dari cincin komutator dari dinamo DC.


Resistor
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Resistor
3 Resistors.jpg
Tiga buah resistor komposisi karbon
Simbol Resistor symbol Europe.svg (IEE, IEC, EU)
Resistor symbol America.svg (US, JP)
Tipe Komponen pasif
Kemasan Dua kaki
Fungsi Menahan arus listrik

l
b
s

Resistor kaki aksial
Tiga resistor komposisi karbon para radio tabung vakum

Resistor adalah komponen elektronik dua kutub yang didesain untuk menahan arus listrik dengan memproduksi tegangan listrik di antara kedua kutubnya, nilai tegangan terhadap resistansi berbanding dengan arus yang mengalir, berdasarkan hukum Ohm:

\begin{align}V&=IR\\ I&=\frac{V}{R}\end{align}

Resistor digunakan sebagai bagian dari jejaring elektronik dan sirkuit elektronik, dan merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan. Resistor dapat dibuat dari bermacam-macam kompon dan film, bahkan kawat resistansi (kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium).

Karakteristik utama dari resistor adalah resistansinya dan daya listrik yang dapat dihantarkan. Karakteristik lain termasuk koefisien suhu, desah listrik, dan induktansi.

Resistor dapat diintegrasikan kedalam sirkuit hibrida dan papan sirkuit cetak, bahkan sirkuit terpadu. Ukuran dan letak kaki bergantung pada desain sirkuit, kebutuhan daya resistor harus cukup dan disesuaikan dengan kebutuhan arus rangkaian agar tidak terbakar.
Daftar isi
[sembunyikan]

1 Satuan
2 Konstruksi
2.1 Komposisi karbon
2.2 Film karbon
2.3 Film logam
3 Penandaan resistor
3.1 Identifikasi empat pita
3.2 Identifikasi lima pita
3.3 Resistor pasang-permukaan
3.4 Penandaan tipe industri
4 Lihat pula
5 Referensi
6 Pranala luar

[sunting] Satuan

Ohm (simbol: Ω adalah satuan SI untuk resistansi listrik, diambil dari nama Georg Ohm.

Satuan yang digunakan prefix :

Ohm = Ω
Kilo Ohm = KΩ
Mega Ohm = MΩ

KΩ = 1 000Ω
MΩ = 1 000 000Ω

[sunting] Konstruksi
[sunting] Komposisi karbon

Resistor komposisi karbon terdiri dari sebuah unsur resistif berbentuk tabung dengan kawat atau tutup logam pada kedua ujungnya. Badan resistor dilindungi dengan cat atau plastik. Resistor komposisi karbon lawas mempunyai badan yang tidak terisolasi, kawat penghubung dililitkan disekitar ujung unsur resistif dan kemudian disolder. Resistor yang sudah jadi dicat dengan kode warna sesuai dengan nilai resistansinya.

Unsur resistif dibuat dari campuran serbuk karbon dan bahan isolator (biasanya keramik). Resin digunakan untuk melekatkan campuran. Resistansinya ditentukan oleh perbandingan dari serbuk karbon dengan bahan isolator. Resistor komposisi karbon sering digunakan sebelum tahun 1970-an, tetapi sekarang tidak terlalu populer karena resistor jenis lain mempunyai karakteristik yang lebih baik, seperti toleransi, kemandirian terhadap tegangan (resistor komposisi karbon berubah resistansinya jika dikenai tegangan lebih), dan kemandirian terhadap tekanan/regangan. Selain itu, jika resistor menjadi lembab, panas solder dapat mengakibatkan perubahan resistansi dan resistor jadi rusak.

Walaupun begitu, resistor ini sangat reliabel jika tidak pernah diberikan tegangan lebih ataupun panas lebih.

Resistor ini masih diproduksi, tetapi relatif cukup mahal. Resistansinya berkisar antara beberapa miliohm hingga 22 MOhm.
[sunting] Film karbon

Selapis film karbon diendapkan pada selapis substrat isolator, dan potongan memilin dibuat untuk membentuk jalur resistif panjang dan sempit. Dengan mengubah lebar potongan jalur, ditambah dengan resistivitas karbon (antara 9 hingga 40 µΩ-cm) dapat memberikan resistansi yang lebar[1]. Resistor film karbon memberikan rating daya antara 1/6 W hingga 5 W pada 70 °C. Resistansi tersedia antara 1 ohm hingga 10 MOhm. Resistor film karbon dapat bekerja pada suhu di antara -55 °C hingga 155 °C. Ini mempunyai tegangan kerja maksimum 200 hingga 600 v[2].
[sunting] Film logam

Unsur resistif utama dari resistor foil adalah sebuah foil logam paduan khusus setebal beberapa mikrometer.

Resistor foil merupakan resistor dengan presisi dan stabilitas terbaik. Salah satu parameter penting yang memengaruhi stabilitas adalah koefisien temperatur dari resistansi (TCR). TCR dari resistor foil sangat rendah. Resistor foil ultra presisi mempunyai TCR sebesar 0.14ppm/°C, toleransi ±0.005%, stabilitas jangka panjang 25ppm/tahun, 50ppm/3 tahun, stabilitas beban 0.03%/2000 jam, EMF kalor 0.1μvolt/°C, desah -42dB, koefisien tegangan 0.1ppm/V, induktansi 0.08μH, kapasitansi 0.5pF[3].
[sunting] Penandaan resistor

Resistor aksial biasanya menggunakan pola pita warna untuk menunjukkan resistansi. Resistor pasang-permukaan ditandas secara numerik jika cukup besar untuk dapat ditandai, biasanya resistor ukuran kecil yang sekarang digunakan terlalu kecil untuk dapat ditandai. Kemasan biasanya cokelat muda, cokelat, biru, atau hijau, walaupun begitu warna lain juga mungkin, seperti merah tua atau abu-abu.

Resistor awal abad ke-20 biasanya tidak diisolasi, dan dicelupkan ke cat untuk menutupi seluruh badan untuk pengkodean warna. Warna kedua diberikan pada salah satu ujung, dan sebuah titik (atau pita) warna di tengah memberikan digit ketiga. Aturannya adalah "badan, ujung, titik" memberikan urutan dua digit resistansi dan pengali desimal. Toleransi dasarnya adalah ±20%. Resistor dengan toleransi yang lebih rapat menggunakan warna perak (±10%) atau emas (±5%) pada ujung lainnya.
[sunting] Identifikasi empat pita

Identifikasi empat pita adalah skema kode warna yang paling sering digunakan. Ini terdiri dari empat pita warna yang dicetak mengelilingi badan resistor. Dua pita pertama merupakan informasi dua digit harga resistansi, pita ketiga merupakan faktor pengali (jumlah nol yang ditambahkan setelah dua digit resistansi) dan pita keempat merupakan toleransi harga resistansi. Kadang-kadang terdapat pita kelima yang menunjukkan koefisien suhu, tetapi ini harus dibedakan dengan sistem lima warna sejati yang menggunakan tiga digit resistansi.

Sebagai contoh, hijau-biru-kuning-merah adalah 56 x 104Ω = 560 kΩ ± 2%. Deskripsi yang lebih mudah adalah: pita pertama, hijau, mempunyai harga 5 dan pita kedua, biru, mempunyai harga 6, dan keduanya dihitung sebagai 56. Pita ketiga,kuning, mempunyai harga 104, yang menambahkan empat nol di belakang 56, sedangkan pita keempat, merah, merupakan kode untuk toleransi ± 2%, memberikan nilai 560.000Ω pada keakuratan ± 2%.
Warna Pita pertama Pita kedua Pita ketiga
(pengali) Pita keempat
(toleransi) Pita kelima
(koefisien suhu)
Hitam 0 0 × 100
Cokelat 1 1 ×101 ± 1% (F) 100 ppm
Merah 2 2 × 102 ± 2% (G) 50 ppm
Oranye 3 3 × 103 15 ppm
Kuning 4 4 × 104 25 ppm
Hijau 5 5 × 105 ± 0.5% (D)
Biru 6 6 × 106 ± 0.25% (C)
Ungu 7 7 × 107 ± 0.1% (B)
Abu-abu 8 8 × 108 ± 0.05% (A)
Putih 9 9 × 109
Emas × 10-1 ± 5% (J)
Perak × 10-2 ± 10% (K)
Kosong ± 20% (M)
[sunting] Identifikasi lima pita

Identifikasi lima pita digunakan pada resistor presisi (toleransi 1%, 0.5%, 0.25%, 0.1%), untuk memberikan harga resistansi ketiga. Tiga pita pertama menunjukkan harga resistansi, pita keempat adalah pengali, dan yang kelima adalah toleransi. Resistor lima pita dengan pita keempat berwarna emas atau perak kadang-kadang diabaikan, biasanya pada resistor lawas atau penggunaan khusus. Pita keempat adalah toleransi dan yang kelima adalah koefisien suhu.
[sunting] Resistor pasang-permukaan
Gambar ini menunjukan empat resistor pasang permukaan (komponen pada kiri atas adalah kondensator) termasuk dua resistor nol ohm. Resistor nol ohm sering digunakan daripada lompatan kawat sehingga dapat dipasang dengan mesin pemasang resistor.

Resistor pasang-permukaan dicetak dengan harga numerik dengan kode yang mirip dengan kondensator kecil. Resistor toleransi standar ditandai dengan kode tiga digit, dua pertama menunjukkan dua angka pertama resistansi dan angka ketiga menunjukkan pengali (jumlah nol). Contoh:
"334" = 33 × 10.000 ohm = 330 KOhm
"222" = 22 × 100 ohm = 2,2 KOhm
"473" = 47 × 1,000 ohm = 47 KOhm
"105" = 10 × 100,000 ohm = 1 MOhm

Resistansi kurang dari 100 ohm ditulis: 100, 220, 470. Contoh:
"100" = 10 × 1 ohm = 10 ohm
"220" = 22 × 1 ohm = 22 ohm

Kadang-kadang harga-harga tersebut ditulis "10" atau "22" untuk mencegah kebingungan.

Resistansi kurang dari 10 ohm menggunakan 'R' untuk menunjukkan letak titik desimal. Contoh:
"4R7" = 4.7 ohm
"0R22" = 0.22 ohm
"0R01" = 0.01 ohm

Resistor presisi ditandai dengan kode empat digit. Dimana tiga digit pertama menunjukkan harga resistansi dan digit keempat adalah pengali. Contoh:
"1001" = 100 × 10 ohm = 1 kohm
"4992" = 499 × 100 ohm = 49,9 kohm
"1000" = 100 × 1 ohm = 100 ohm

"000" dan "0000" kadang-kadang muncul bebagai harga untuk resistor nol ohm

Resistor pasang-permukaan saat ini biasanya terlalu kecil untuk ditandai.
[sunting] Penandaan tipe industri

Format: XX YYYZ[4]

X: kode tipe
Y: nilai resistansi
Z: toleransi

Rating Daya pada 70 °C Kode Tipe Rating Daya (Watt) Teknik MIL-R-11 Teknik MIL-R-39008
BB ⅛ RC05 RCR05
CB ¼ RC07 RCR07
EB ½ RC20 RCR20
GB 1 RC32 RCR32
HB 2 RC42 RCR42
GM 3 - -
HM 4 - -
Kode Toleransi Toleransi Teknik Industri Teknik MIL
±5% 5 J
±20% 2 M
±10% 1 K
±2% - G
±1% - F
±0.5% - D
±0.25% - C
±0.1% - B

Rentang suhu operasional membedakan komponen kelas komersil, kelas industri dan kelas militer.

Kelas komersil: 0 °C hingga 70 °C
Kelas industri: −40 °C hingga 85 °C (seringkali −25 °C hingga 85 °C)
Kelas militer: −55 °C hingga 125 °C (seringkali -65 °C hingga 275 °C)
Kelas standar: -5 °C hingga 60 °C

transistor



Transistor
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.
Transistor through-hole (dibandingkan dengan pita ukur sentimeter)

Pada umumnya, transistor memiliki 3 terminal, yaitu Basis (B), Emitor (E) dan Kolektot (C). Tegangan yang di satu terminalnya misalnya Emitor dapat dipakai untuk mengatur arus dan tegangan yang lebih besar daripada arus input Basis, yaitu pada keluaran tegangan dan arus output Kolektor.

Transistor merupakan komponen yang sangat penting dalam dunia elektronik modern. Dalam rangkaian analog, transistor digunakan dalam amplifier (penguat). Rangkaian analog melingkupi pengeras suara, sumber listrik stabil (stabilisator) dan penguat sinyal radio. Dalam rangkaian-rangkaian digital, transistor digunakan sebagai saklar berkecepatan tinggi. Beberapa transistor juga dapat dirangkai sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai logic gate, memori dan fungsi rangkaian-rangkaian lainnya.
Daftar isi
[sembunyikan]

1 Cara kerja semikonduktor
2 Cara kerja transistor
3 Jenis-jenis transistor
3.1 BJT
3.2 FET
4 Pranala luar

[sunting] Cara kerja semikonduktor

Pada dasarnya, transistor dan tabung vakum memiliki fungsi yang serupa; keduanya mengatur jumlah aliran arus listrik.

Untuk mengerti cara kerja semikonduktor, misalkan sebuah gelas berisi air murni. Jika sepasang konduktor dimasukan kedalamnya, dan diberikan tegangan DC tepat dibawah tegangan elektrolisis (sebelum air berubah menjadi Hidrogen dan Oksigen), tidak akan ada arus mengalir karena air tidak memiliki pembawa muatan (charge carriers). Sehingga, air murni dianggap sebagai isolator. Jika sedikit garam dapur dimasukan ke dalamnya, konduksi arus akan mulai mengalir, karena sejumlah pembawa muatan bebas (mobile carriers, ion) terbentuk. Menaikan konsentrasi garam akan meningkatkan konduksi, namun tidak banyak. Garam dapur sendiri adalah non-konduktor (isolator), karena pembawa muatanya tidak bebas.

Silikon murni sendiri adalah sebuah isolator, namun jika sedikit pencemar ditambahkan, seperti Arsenik, dengan sebuah proses yang dinamakan doping, dalam jumlah yang cukup kecil sehingga tidak mengacaukan tata letak kristal silikon, Arsenik akan memberikan elektron bebas dan hasilnya memungkinkan terjadinya konduksi arus listrik. Ini karena Arsenik memiliki 5 atom di orbit terluarnya, sedangkan Silikon hanya 4. Konduksi terjadi karena pembawa muatan bebas telah ditambahkan (oleh kelebihan elektron dari Arsenik). Dalam kasus ini, sebuah Silikon tipe-n (n untuk negatif, karena pembawa muatannya adalah elektron yang bermuatan negatif) telah terbentuk.

Selain dari itu, silikon dapat dicampur dengan Boron untuk membuat semikonduktor tipe-p. Karena Boron hanya memiliki 3 elektron di orbit paling luarnya, pembawa muatan yang baru, dinamakan "lubang" (hole, pembawa muatan positif), akan terbentuk di dalam tata letak kristal silikon.

Dalam tabung hampa, pembawa muatan (elektron) akan dipancarkan oleh emisi thermionic dari sebuah katode yang dipanaskan oleh kawat filamen. Karena itu, tabung hampa tidak bisa membuat pembawa muatan positif (hole).

Dapat disimak bahwa pembawa muatan yang bermuatan sama akan saling tolak menolak, sehingga tanpa adanya gaya yang lain, pembawa-pembawa muatan ini akan terdistribusi secara merata di dalam materi semikonduktor. Namun di dalam sebuah transistor bipolar (atau diode junction) dimana sebuah semikonduktor tipe-p dan sebuah semikonduktor tipe-n dibuat dalam satu keping silikon, pembawa-pembawa muatan ini cenderung berpindah ke arah sambungan P-N tersebut (perbatasan antara semikonduktor tipe-p dan tipe-n), karena tertarik oleh muatan yang berlawanan dari seberangnya.

Kenaikan dari jumlah pencemar (doping level) akan meningkatkan konduktivitas dari materi semikonduktor, asalkan tata-letak kristal silikon tetap dipertahankan. Dalam sebuah transistor bipolar, daerah terminal emiter memiliki jumlah doping yang lebih besar dibandingkan dengan terminal basis. Rasio perbandingan antara doping emiter dan basis adalah satu dari banyak faktor yang menentukan sifat penguatan arus (current gain) dari transistor tersebut.

Jumlah doping yang diperlukan sebuah semikonduktor adalah sangat kecil, dalam ukuran satu berbanding seratus juta, dan ini menjadi kunci dalam keberhasilan semikonduktor. Dalam sebuah metal, populasi pembawa muatan adalah sangat tinggi; satu pembawa muatan untuk setiap atom. Dalam metal, untuk mengubah metal menjadi isolator, pembawa muatan harus disapu dengan memasang suatu beda tegangan. Dalam metal, tegangan ini sangat tinggi, jauh lebih tinggi dari yang mampu menghancurkannya. Namun, dalam sebuah semikonduktor hanya ada satu pembawa muatan dalam beberapa juta atom. Jumlah tegangan yang diperlukan untuk menyapu pembawa muatan dalam sejumlah besar semikonduktor dapat dicapai dengan mudah. Dengan kata lain, listrik di dalam metal adalah inkompresible (tidak bisa dimampatkan), seperti fluida. Sedangkan dalam semikonduktor, listrik bersifat seperti gas yang bisa dimampatkan. Semikonduktor dengan doping dapat diubah menjadi isolator, sedangkan metal tidak.

Gambaran di atas menjelaskan konduksi disebabkan oleh pembawa muatan, yaitu elektron atau lubang, namun dasarnya transistor bipolar adalah aksi kegiatan dari pembawa muatan tersebut untuk menyebrangi daerah depletion zone. Depletion zone ini terbentuk karena transistor tersebut diberikan tegangan bias terbalik, oleh tegangan yang diberikan di antara basis dan emiter. Walau transistor terlihat seperti dibentuk oleh dua diode yang disambungkan, sebuah transistor sendiri tidak bisa dibuat dengan menyambungkan dua diode. Untuk membuat transistor, bagian-bagiannya harus dibuat dari sepotong kristal silikon, dengan sebuah daerah basis yang sangat tipis.
[sunting] Cara kerja transistor

Dari banyak tipe-tipe transistor modern, pada awalnya ada dua tipe dasar transistor, bipolar junction transistor (BJT atau transistor bipolar) dan field-effect transistor (FET), yang masing-masing bekerja secara berbeda.

Transistor bipolar dinamakan demikian karena kanal konduksi utamanya menggunakan dua polaritas pembawa muatan: elektron dan lubang, untuk membawa arus listrik. Dalam BJT, arus listrik utama harus melewati satu daerah/lapisan pembatas dinamakan depletion zone, dan ketebalan lapisan ini dapat diatur dengan kecepatan tinggi dengan tujuan untuk mengatur aliran arus utama tersebut.

FET (juga dinamakan transistor unipolar) hanya menggunakan satu jenis pembawa muatan (elektron atau hole, tergantung dari tipe FET). Dalam FET, arus listrik utama mengalir dalam satu kanal konduksi sempit dengan depletion zone di kedua sisinya (dibandingkan dengan transistor bipolar dimana daerah Basis memotong arah arus listrik utama). Dan ketebalan dari daerah perbatasan ini dapat diubah dengan perubahan tegangan yang diberikan, untuk mengubah ketebalan kanal konduksi tersebut. Lihat artikel untuk masing-masing tipe untuk penjelasan yang lebih lanjut.
[sunting] Jenis-jenis transistor
BJT symbol PNP.svg PNP JFET symbol P.png P-channel
BJT symbol NPN.svg NPN JFET symbol N.png N-channel
BJT JFET
Simbol Transistor dari Berbagai Tipe

Secara umum, transistor dapat dibeda-bedakan berdasarkan banyak kategori:

Materi semikonduktor: Germanium, Silikon, Gallium Arsenide
Kemasan fisik: Through Hole Metal, Through Hole Plastic, Surface Mount, IC, dan lain-lain
Tipe: UJT, BJT, JFET, IGFET (MOSFET), IGBT, HBT, MISFET, VMOSFET, MESFET, HEMT, SCR serta pengembangan dari transistor yaitu IC (Integrated Circuit) dan lain-lain.
Polaritas: NPN atau N-channel, PNP atau P-channel
Maximum kapasitas daya: Low Power, Medium Power, High Power
Maximum frekuensi kerja: Low, Medium, atau High Frequency, RF transistor, Microwave, dan lain-lain
Aplikasi: Amplifier, Saklar, General Purpose, Audio, Tegangan Tinggi, dan lain-lain

[sunting] BJT

BJT (Bipolar Junction Transistor) adalah salah satu dari dua jenis transistor. Cara kerja BJT dapat dibayangkan sebagai dua diode yang terminal positif atau negatifnya berdempet, sehingga ada tiga terminal. Ketiga terminal tersebut adalah emiter (E), kolektor (C), dan basis (B).

Perubahan arus listrik dalam jumlah kecil pada terminal basis dapat menghasilkan perubahan arus listrik dalam jumlah besar pada terminal kolektor. Prinsip inilah yang mendasari penggunaan transistor sebagai penguat elektronik. Rasio antara arus pada koletor dengan arus pada basis biasanya dilambangkan dengan β atau h_{FE}. β biasanya berkisar sekitar 100 untuk transistor-transisor BJT.
[sunting] FET

FET dibagi menjadi dua keluarga: Junction FET (JFET) dan Insulated Gate FET (IGFET) atau juga dikenal sebagai Metal Oxide Silicon (atau Semiconductor) FET (MOSFET). Berbeda dengan IGFET, terminal gate dalam JFET membentuk sebuah diode dengan kanal (materi semikonduktor antara Source dan Drain). Secara fungsinya, ini membuat N-channel JFET menjadi sebuah versi solid-state dari tabung vakum, yang juga membentuk sebuah diode antara grid dan katode. Dan juga, keduanya (JFET dan tabung vakum) bekerja di "depletion mode", keduanya memiliki impedansi input tinggi, dan keduanya menghantarkan arus listrik dibawah kontrol tegangan input.

FET lebih jauh lagi dibagi menjadi tipe enhancement mode dan depletion mode. Mode menandakan polaritas dari tegangan gate dibandingkan dengan source saat FET menghantarkan listrik. Jika kita ambil N-channel FET sebagai contoh: dalam depletion mode, gate adalah negatif dibandingkan dengan source, sedangkan dalam enhancement mode, gate adalah positif. Untuk kedua mode, jika tegangan gate dibuat lebih positif, aliran arus di antara source dan drain akan meningkat. Untuk P-channel FET, polaritas-polaritas semua dibalik. Sebagian besar IGFET adalah tipe enhancement mode, dan hampir semua JFET adalah tipe depletion mode.
[sembunyikan]

l
b
s

Transistor
Transistor dwikutub

BJT · UJT · HBT · IGBT

Transistor stub.svg
Penggunaan transistor dwikutub

Tunggal emitor · Tunggal kolektor · Tunggal basis
Transistor ekakutub

FET: MOSFET (ISFET · DNAFET) · JFET (FREDFET · MESFET) · HEMT
Penggunaan transistor ekakutub

Tunggal sumber · Tunggal cerat · Tunggal gerbang
Gabungan transistor

Pasangan Darlington · Pasangan Sziklai · Pasangan ekor panjang · Pasangan kaskoda

Sabtu, 24 Maret 2012



Plasma vs LCD vs LED: Yang HDTV Type adalah Terbaik?

Plasma vs LCD vs LED: Yang HDTV Type adalah Terbaik?
Untuk waktu yang lama, itu sulit untuk menelepon, tetapi hari yang cepat teknologi yang berkembang telah membuat lebih mudah untuk mahkota pemenang dalam perang layar.


Ketika Anda belanja untuk HDTV , ada banyak faktor untuk mempertimbangkan. Kepala di antara mereka adalah jenis layar ini. Sementara boxy, CRT besar panjang mati dan raksasa proyeksi belakang HDTV semua tapi punah, pasar HDTV saat ini menawarkan tiga pilihan yang berbeda dalam tampilan teknologi: plasma, tradisional CCFL-backlit LCD, dan LED-backlit LCD. Selama bertahun-tahun, pertanyaan yang teknologi memerintah tertinggi tetap terjawab.

Pada awal dari HDTV, plasma, dengan kulit hitam bertinta dan atas takuk kualitas gambar, adalah teknologi panel datar lazim, terutama di kalangan videophiles. LCD secara bertahap, lebih tipis, lebih hemat energi dengan CCFL backlighting menjadi lebih murah dan lebih mampu dan mulai mendapatkan tanah. Perbedaan antara plasma dan LCD goyah untuk beberapa waktu, dengan masing-masing menawarkan manfaat ekonomi dan visual yang berbeda tergantung pada harga, model, dan waktu dalam siklus hidup dari HDTV. Tapi dalam beberapa tahun terakhir, dengan munculnya semakin canggih LED backlighting, akhirnya kami memiliki pemenang sejati. Dengan efisiensi energi tak tertandingi, berbasis LED LCD adalah teknologi panel datar HDTV terbaik. Sayangnya, itu juga umumnya yang paling mahal. (. Meskipun harga HDTV LED telah turun jauh selama tahun lalu, dan terus menurun sepanjang waktu) Jika dalam anggaran Anda, pilihan jelas: Bayar premi dan mendapatkan HDTV LED-lit.

Dasar-dasar: Apa Perbedaan Antara LCD, LED, dan Plasma?
Tiga teknologi sangat berbeda, terutama bagaimana masing-masing layar menyala. Dalam HDTV plasma, fosfor yang menciptakan gambar pada cahaya layar ke atas diri mereka sendiri, dan tidak memerlukan backlighting. Untuk LCD HDTV, bagaimanapun, layar kristal cair tidak menyala, membutuhkan sumber cahaya terpisah. Di situlah perbedaan antara "biasa" layar LCD (juga dikenal sebagai CCFL-backlit LCD) dan LED-backlit layar LCD (juga dikenal sebagai LED-LCD, atau layar hanya LED) masuk Tradisional LCD HDTV menggunakan lampu neon katoda dingin ( CCFLs) untuk menerangi layar. CCFLs mirip dengan lampu neon yang mungkin Anda lihat dalam lampu dan lampu di atas kepala. Mereka menggunakan gas yang dibebankan untuk menghasilkan cahaya. LED-LCD layar, seperti namanya, menggunakan dioda pemancar cahaya (LED) untuk menerangi layar.

Beberapa faktor yang dapat dipengaruhi oleh jenis layar HDTV yang Anda pilih. Di antara mereka, yang paling menonjol adalah layar ketebalan, kecerahan, kegelapan, efisiensi energi, dan harga. Idealnya, Anda ingin HDTV yang terjangkau, kertas tipis, bisa mendapatkan wajah-of-the-sun-terang dan hitam-lubang-gelap, dan mengkonsumsi kurang dari satu watt. Yang saat ini mustahil, tapi LED-backlit LCD HDTV dapat datang lebih dekat dari dua teknologi lainnya.

Untuk keuntungan ini, LED HDTV perintah premium, karena semua produsen HDTV besar, LED-backlit HDTV dapat biaya beberapa ratus dolar lebih dari CCFL-backlit HDTV dengan ukuran yang sama. Umumnya, HDTV plasma cenderung menjadi yang paling murah, harga sama atau sedikit kurang dari CCFL-backlit HDTV. Namun, yang berarti penghematan layar akan lebih tebal dan banyak lagi haus kekuasaan, bahkan jika itu memang menawarkan sebagai baik gambar sebagai HDTV LED-backlit. Misalnya, 46-inch Samsung CCFL-backlit LCD HDTV dimulai pada $ 799,99 (seri 600), dan bisa mendapatkan sebagai mahal sebagai $ 1,699.99 (seri 750). Samsung menawarkan 50-inch HDTV plasma 1080p (ada 46-inci model tersedia saat ini, dan 52-inci CCFL-backlit mulai LCD di $ 1,299.99 dengan seri 530) untuk sebagai sedikit sebagai $ 1,149.99 (seri 540) dan sebanyak $ 2,299.99 (yang 8000 plasma seri). Untuk ukuran ekstra, bahwa benjolan di harga yang wajar. Sementara itu, 46-inch Samsung HDTV LED mulai dari $ 1,199.99 (yang LED seri 6050) dan dapat menjadi semahal $ 4,999.99 (yang 9000 LED seri). HDTV LED tidak perlu menjadi super-mahal, tetapi mereka hampir selalu biaya lebih dari rekan-rekan mereka CCFL-backlit dan plasma. Mengingat kualitas gambar yang sangat baik dan manfaat yang signifikan dalam konsumsi layar ketebalan dan daya, yang jumlah tambahan pada tag harga bernilai baik.

Kualitas Gambar
Seberapa baik gambar tampak, terutama jika Anda seorang videophile atau fanatik bioskop, adalah aspek yang paling penting dari HDTV apapun. Secara khusus, puncak putih dan tingkat hitam menentukan bagaimana detail gambar dapat terlihat pada layar. Tingkat putih miskin berarti rincian denda bisa dicuci dalam adegan cerah, sementara tingkat hitam miskin berarti bayangan menelan bagian-bagian dari gambar dalam adegan gelap. Sebuah keseluruhan yang sangat luas dari gelap ke terang memungkinkan HDTV menunjukkan rincian terkecil, terlepas dari seberapa terang atau gelap film mendapat. Dalam pengujian kami, kami mengukur tingkat putih dan hitam dengan pencahayaan menggunakan kromameter a. Sebuah HDTV biasa-biasa saja bisa menghasilkan tingkat hitam dari 0,05-0,07 cd / m 2, sedangkan HDTV yang sangat baik mungkin menawarkan tingkat 0,01-0,03 cd / m 2. Secara historis, HDTV plasma telah menghasilkan tingkat hitam terbaik, khususnya sekarang sudah tidak berfungsi Pioneer Kuro merek HDTV. Layar Kuro punya begitu memuaskan gelap yang itu tetap HDTV populer untuk penggemar lama setelah Pioneer berhenti membuat set. Dominasi plasma dalam bidang ini, bagaimanapun, adalah lebih. Editor kami saat ini 'Choice HDTV, berbasis LED LG Infinia 47LW5600 (Best Deal: $1,298.00 at TriState Camera) , Menempatkan keluar hanya 0,01 cd / m 2, tingkat terbaik yang bisa kita ukur. Bahwa setiap LCD LED-backlit bisa mendapatkan yang gelap menunjukkan seberapa jauh teknologi telah datang.

Tingkat Putih tidak penting cukup sebanyak tingkat hitam, karena lebih sulit untuk layar untuk menunjukkan rincian halus dalam bayangan dan lebih mudah untuk engkol keluar putih yang sangat terang dengan cahaya latar belakang, tetapi mereka masih dapat masalah. Mendengar hal ini, LED backlighting kemenangan lagi. The Panasonic TC-L42E30 (Best Deal: $856.30 at discntandmore) mencapai 473,50 mengejutkan cd / m 2 tingkat putih dengan sederhana 0,04 cd / m 2 tingkat hitam. Ini benar-benar (dan secara harfiah) yang outshines Panasonic TC-P50ST30 , plasma HDTV perusahaan sepupu yang menempatkan keluar hanya 107 cd / m 2 puncak putih sekaligus menawarkan cd 0,03 sedikit lebih baik / m 2 tingkat hitam.

Ukuran dan Daya
Ketebalan layar tidak aspek yang paling penting dari HDTV, tapi awalnya, itu yang paling terlihat. Sebuah HDTV super tipis tidak hanya visual mencolok, tapi lebih mudah dipasang di dinding, dan dapat lebih mudah diatur, ditampilkan, atau disembunyikan sebagai bagian dari home theater Anda. Mendengar hal ini, lampu LED menang tangan-down. Para CCFLs yang standar backlight layar LCD jauh lebih tebal dari LED, dan layar plasma memerlukan cukup banyak ruang untuk sel-sel plasma yang sebenarnya. LED, di sisi lain, bisa sangat kecil sementara yang sangat terang, yang berarti sebuah array LED sepanjang tepi LCD bisa menyalakan itu sementara benar-benar menghapus lampu latar dari persamaan (dalam konfigurasi ini, LED dianggap "ujung -pencahayaan, "tidak backlighting, meskipun istilah backlighting dapat mencakup semua pencahayaan layar). 8000 seri Samsung LED HDTV mengukur sangat-langsing 0,9 inci, berkat tepi pencahayaan-nya. Untuk Sebaliknya, Samsung seri 8000 plasma HDTV model ukuran 1,4 inci tebal, dan CCFL-backlit HDTV nya 750 seri mengukur bulkier 3,2 inci tebal. Anda benar-benar bisa menjejalkan tiga 8000-seri HDTV depan-ke-kembali ke dalam waktu satu 750-seri layar. Namun, tepi-lit LCD tidak dapat menghasilkan cukup sebagai orang kulit hitam gelap seperti LED-array-backlit LCD. Dengan dinding penuh LED di belakang layar, lampu redup dan individu dapat mematikan untuk menghasilkan tingkat hitam terbaik saat gambar membutuhkan mereka. Namun, ini berarti layar tidak bisa mendapatkan cukup setipis apakah itu tepi-remang. Namun, bahkan LED-backlit layar bisa tinggal sangat tipis. LG Infinia 47LW5600 hanya berukuran 1,2 inci tebal.

Efisiensi energi merupakan faktor penting ketika memilih HDTV, dan antara tiga teknologi LED-backlit HDTV menang lagi. HDTV LED konsisten mengkonsumsi sekitar 100 watt atau kurang, sedangkan HDTV plasma dapat makan sampai dua atau tiga kali lipat. The 47-inch LG Infinia 47LW5600 menggunakan 95 watt sedikit, dan 42-inci yang sedikit lebih kecil Panasonic TC-L42E30 hanya membutuhkan 78 watt. Bandingkan dengan HDTV plasma seperti 42-inch Panasonic TC-P42GT25 , Yang memakan 236 watt, atau 50-inch Samsung PN50C590G4F (Best Deal: $969.00 at TriState Camera) , Yang menggunakan 272 watt mengejutkan. Namun, Anda tidak bisa yakin bahwa HDTV LED-backlit akan hemat energi. Ini aturan umum yang baik, tetapi beberapa HDTV, seperti XVT3D650SV Vizio (Best Deal: $1,899.99 at CompUSA.com) , Memakan 165 watt (walaupun itu untuk layar 65-inci besar), dan Sony Bravia 46EX720 (Best Deal: $867.96 at CircuitCity.com) mengkonsumsi 112 watt. Bahkan masih, ini adalah jumlah yang jauh lebih baik daripada Anda akan mendapatkan dengan layar plasma.
Cara Service Lampu Hemat Energi

Kali ini Kang Eko akan membahas tentang Cara Service Lampu Hemat Energi. Kang Eko pernah mendapat pertanyaan, gimana sih caranya service lampu hemat energi yang sudah mati ? Dan baru kali ini Kang Eko bisa menjawabnya langsung lewat posting di blog ekohasan ini agar bisa dilihat oleh lebih banyak pengunjung blog ekohasan ini.

Persiapan Alat Service Lampu Hemat Energi :

Obeng Minus : untuk mencongkel casing lampu
Solder.
Timah / tenol
Multitester / AVO Meter
Kabel secukupnya.


Cara Service Lampu Hemat Energi :

Buka Casing Lampu Hemat Energi dengan mencongkelnya menggunakan obeng.
Lepas Neon dari rangkaiannya, kemudian test neon dengan menggunakan Multitester. Ada dua kutub pada neon, ukur masing-masing dengan menggunakan batas ukur OHM Meter x1. Kalau neon masih bagus maka masing-masing jika diukur akan menunjukkan angka sekitar 2-8 ohm. Kalau salah satu kutub / ujung ada yang putus / tidak menunjukkan angka maka berarti neon sudah rusak / putus. Cara mengakali jika neonnya yang putus silahkan baca di bagian bawah.
Kalau neonnya bagus, berarti kerusakan ada di rangkaiannya.

Berikut ini beberapa komponen di rangkaian Lampu Hemat energi yang perlu di cek dan diganti kalau rusak :
Mengenai cara cek komponen jika belum tahu caranya silahkan baca di Posting Ini.




Elco Filter setelah dioda bridge, biasanya melembung, ganti dengan elco 10uF / 350-400 volt
Resistor 2,2 - 10 ohm 2 buah ( yang terhubung ke kaki emitor transistor )
Resistor 15 - 20 ohm 2 buah ( yang terhubung ke kaki basis transistor )
Transistor type MJE 13003 : 2 buah
Bila semua komponen itu bagus dan lampu masih mati, ganti saja kondensator tantalum 3,9nF - 4nF/1200volt, walaupun kelihatan tidak rusak. kondensator tersebut berfungsi sebagai starter lampu. (kondensator ini langsung terhubung ke salah satu kutub neon.

Jika Neonnya yang rusak, dan rangkaian Lampu Hemat Energi nya masih OK berikut ini triknya :

Siapkan Neon biasa merk Philips 10-15 watt (harga 6-8 rb) untuk pengganti neon yang rusak.
Hubungkan kedua kutub neon dengan rangkaian sesuai dengan gambar di bawah ini.








Lampu Hemat Energi dengan neon yang sudah dimodifikasi lebih terang dibandingkan Lampu Hemat Energi yang harga 8 rb-an. Lumayan ngirit, daripada harus beli lampu baru yang harganya sekarang sekitar 30 rb-an.

Semoga bermanfaat.

Jumat, 07 Januari 2011






amplifier

Sebagaimana amplifier rangkaian ini juga menggunakan frekuensi untuk menggerakkan sejumlah Loudspeaker, besarnya frekuensi bass akan berkurang. Oleh karena itu perlu dipasang bass-boost control pada fedback loop amplifier, hal ini di lakukan untuk mengatasi menurunnya kualitas. Grafik bass dapat mencapai maksimum pada +16.4dB @50Hz.

Catatan : Rangkaian ini dapat dihubungkan secara langsung pada CD player, tuner, dan tape recorder. Q3 dan Q4 harus di pasang dengan heatsink.

Atur volume control pada posisi minimum dan R3 dengan nilai resistansi yang minimum pula. coba aktifkan rangkaian da atur R3 hingga terbaca arus sekitar 20 hingga 25mA. Tunggu selama 15 menit, hubungkan ground pada J1, P1, C2, C3dan C4. Hubungkan juga C9 pada output ground.

Daftar Komponen :
P1 : 22K Log Potemsiometer (Dual gang for stereo) C3, 4 : 470uF/25V
P2 : 100K Log Potemsiometer (Dual gang for stereo) C6 : 47pF 63V ceramic ar polyester capasitor
R2, 4, 8 : 820R 1/4W C7 : 10nF 63V polyester capasitor
R1 : 4K7 1/4W C9 : 100nF 63V polyester capasitor
R3 : 500R 1/2W D1 : 1N4148 75V 150mA Diode
R5 : 82K 1/4W IC 1 : NE5532 Low noise Dual Op-amp
R6, 7 : 47K 1/4W Q1 : BC547B 45V 100mA NPN Transitor
R9 : 10R 1/2W Q2 : BC557B 45V 100mA PNP Transitor
R10 : 0,22 4W(wirewound) Q3 : TIP42A 60V 6A PNP Transistor
C1, 8 : 470nF 63V polyester capasitor Q4 : TIP41A 60V 6A NPN Transistor
C2, 5 : 100uF/25V J1 : RCA audio input socket


Daftar Komponen Powersupply :
R1 : 1K5 1/4W
elco : 4700uF/25v
D : 100V 4A Diode bridge
Led merah
T : Centertap tranformer 2A 20V

>Komputek edisi 283.

Rabu, 15 Desember 2010

wse » Home » Power Amplifier » Rangkaian Amplifier 300 Watt
Rangkaian Amplifier 300 Watt
Sponsored Links:
Amplifier 300 Watt
Jul 2003 OnSemi released a new range of transistors, designed specifically for audio applications. These new transistors have been tested in the P68, and give excellent results. As a result, all previous recommendations for output transistors are superseded, and the new transistors should be used.

The transistors are MJL4281A (NPN) and MJL4302A (PNP), and feature high bandwidth, excellent safe operating area, high linearity and high gain. Driver transistors are MJE15034 (NPN) and MJE15035 (PNP). All devices are rated at 350V, with the power transistors having a 230W dissipation and the drivers are 50W.

Skema rangkaian amplifier 300 watt


Note:
• The total DC is over 110V and can kill you.
• The power dissipated is such that great care is needed with transistor mounting..
• The amplifier circuit is NO SHORT CIRCUIT PROTECTION. The amp is designed to be used within a subwoofer or other speaker enclosure, so this has not been included. A short on the output will destroy the amplifier.
• Transistor MJL4281A and MJL4302A are new most constructors will find that these are not as easy to get as they should be. The alternatives are MJL3281/ MJL1302 or MJL21193/ MJL21194.
All three driver transistors (Q4, 5 & 6)must be on a heatsink, and D2 and D3 should be in good thermal contact with the driver heatsink. Neglect to do this and the result will be thermal runaway, and the amp will fail. For some reason, the last statement seems to cause some people confusion - look at the photo below, and you will see the small heatsink, 3 driver transistors, and a white "blob" (just to the left of the electrolytic capacitor), which is the two diodes pressed against the heatsink with thermal grease.